ku bangkitkan jiwa ini untuk meniti negeri abadi...
biarlah batin mencaci, tapi ku harus tegar demi negeri abadi....
clotehan sang camar tak kuperdulikan demi negeri abadi ....
hari ini kumenjerit tentu ada makna di balik semua ini
ku akan biarkan tanganku menari untuk menyongsong negeri abadi
biarkan pagi menyambut pengabdianku untuk negeri abadi...
kalian yang sudah menikmati rizki yang lebih hanya bisa tertawa tanpa perduli tentang negeri abadi ..
hanya bisa mengoreksi, hanya memandang kami sebelah mata tanpa kau tau betapa kami sulit memperjuangkan hidup dan cita-cita kami untuk negeri abadi ....
helaian kain yang sedikit kusut menempel di jasad kami bukan ukuran untuk mengabdi pada negeri abadi.....
kami bernyanyi dengan suara sumbang
"mengapa besar slalu menang
bebas berbuat sewenang-wenang
mengapa kecil selalu tersingkir dan menyingkir
apa bedanya besar dan kecil
semua itu hanya sebuatan
yang walau di dalam kehidupan
kenyataannya...
ada besar dan kecil....."
No comments:
Post a Comment